
Bungo, 1 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, MTsNegeri 8 Bungo menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan utama madrasah pada Rabu pagi, 1 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi MTsN 8 Bungo dengan penuh semangat kebangsaan.
31
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 8 Bungo, Bapak Enjang, S.Ag., selaku pembina upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Bapak Taufik Hidayattuloh, S.Si., M.Si., salah satu guru IPA yang dikenal disiplin dan penuh wibawa. Jalannya upacara semakin tertib dengan dukungan petugas upacara yang telah dipersiapkan secara matang.
Adapun susunan petugas upacara terdiri dari:
Pengucap Pembukaan UUD 1945: Ibu Reni Puspita, S.Pd.I.
MC (Pembawa Acara): Ibu Umi Kalsum, S.Ag.
Pembaca Doa: Bapak Amir Syaripuddin, S.Ag.

Dengan lantunan suara tegas, Ibu Reni Puspita membacakan naskah Pembukaan UUD 1945 yang menggema di seluruh lapangan, menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di hati setiap peserta. Suasana semakin khidmat ketika Bapak Amir Syaripuddin memimpin doa bersama, memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Dalam amanatnya, Bapak Enjang, S.Ag. menyampaikan pesan penting mengenai makna Hari Kesaktian Pancasila. Beliau mengingatkan kembali sejarah kelam bangsa Indonesia, yaitu peristiwa G30S/PKI tahun 1965 yang mengancam keberlangsungan ideologi bangsa. Dari peristiwa tersebut, Pancasila terbukti sebagai dasar negara yang kokoh dan mampu menyelamatkan bangsa dari perpecahan.
Beliau juga menekankan bahwa butir-butir Pancasila tidak hanya sebatas hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, serta keadilan harus menjadi pedoman dalam bersikap, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Anak-anakku, jadikan Pancasila sebagai panduan hidup. Jangan biarkan perkembangan zaman melemahkan rasa nasionalisme. Sebaliknya, tunjukkan bahwa generasi muda MTsN 8 Bungo adalah generasi yang mampu menjaga persatuan bangsa, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” tegas Bapak Enjang dalam amanatnya.
Upacara berlangsung dengan tertib, penuh khidmat, dan mencerminkan semangat kebersamaan seluruh warga madrasah. Di akhir kegiatan, seluruh peserta upacara menyanyikan lagu nasional dengan penuh semangat, menutup jalannya peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di MTsN 8 Bungo dengan nuansa kebangsaan yang mendalam.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen peringatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah tameng dan pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus dijaga dan diamalkan sepanjang masa.
|
60x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...