
Bungo, Sabtu, 12 Oktober 2025 — Suasana penuh keseriusan dan semangat peningkatan mutu lembaga pendidikan tampak di ruang kerja MTsN 8 Bungo pagi ini. Kepala Madrasah, Ketua Komite, dan Plt. Kaur Tata Usaha MTsN 8 Bungo bersama-sama mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Komite Madrasah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Jambi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk memperkuat peran komite madrasah sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan mendalam terkait fungsi, wewenang, serta mekanisme kerja komite dalam mendukung pengelolaan pendidikan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Kepala MTsN 8 Bungo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan sinergi antara pihak madrasah dan komite. “Melalui sosialisasi ini, kami semakin memahami bagaimana peran komite dapat dioptimalkan untuk mendukung kemajuan madrasah. Komite bukan hanya mitra administratif, tetapi juga bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkarakter,” ujar beliau dengan penuh semangat.
Ketua Komite MTsN 8 Bungo turut menambahkan bahwa kejelasan petunjuk teknis ini menjadi acuan penting dalam melaksanakan program kerja komite ke depan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pihak madrasah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, serta pengembangan sarana dan prasarana.
Sementara itu, Plt. Kaur TU MTsN 8 Bungo menyoroti pentingnya pemahaman juknis ini dari sisi administrasi dan tata kelola keuangan madrasah. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan setiap kebijakan dan langkah yang diambil dapat sesuai dengan regulasi dan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Setelah mengikuti Zoom Meeting tersebut, Kepala Madrasah, Ketua Komite, dan Plt. Kaur TU MTsN 8 Bungo melanjutkan diskusi internal yang membahas berbagai hal penting terkait keberlangsungan dan kesejahteraan tenaga kerja di lingkungan madrasah. Salah satu topik yang menjadi perhatian utama adalah nasib para pegawai MTsN 8 Bungo yang belum diangkat menjadi ASN.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala MTsN 8 Bungo menyampaikan keprihatinannya sekaligus tekad untuk terus memperjuangkan hak-hak para pegawai non-ASN. “Mereka adalah bagian dari keluarga besar madrasah yang telah berjuang dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan lembaga ini. Sudah selayaknya mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kami akan terus berupaya agar aspirasi mereka dapat tersampaikan dan diakomodasi melalui jalur yang sesuai,” ungkap beliau dengan nada tegas dan penuh empati.
Beliau juga menegaskan bahwa madrasah tidak akan berhenti berinovasi meskipun masih banyak keterbatasan. Dukungan dari seluruh unsur, baik guru, pegawai, komite, maupun masyarakat, menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan kemajuan MTsN 8 Bungo.
Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen kuat MTsN 8 Bungo untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan kebijakan serta tuntutan zaman, tanpa melupakan kesejahteraan para pendidik dan tenaga kependidikan yang menjadi garda terdepan keberhasilan madrasah.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, kerja keras, serta tanggung jawab, keluarga besar MTsN 8 Bungo optimis dapat terus melangkah maju, memberikan pelayanan pendidikan terbaik, serta menjadi madrasah yang berprestasi dan berkarakter di Kabupaten Bungo.
|
72x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...