
Rabu, 15 Oktober 2025, suasana ruang kelas VIII B MTsN 8 Bungo tampak berbeda dari biasanya. Hari itu para siswa melaksanakan praktikum IPA dengan tema “Sistem Pernapasan pada Manusia” di bawah bimbingan Bapak Taufik Hidayattuloh, S.Si., M.Si., guru IPA yang selalu dikenal inovatif dalam menyampaikan pembelajaran. Praktikum ini menjadi salah satu kegiatan menarik yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam memahami konsep pernapasan manusia secara nyata dan menyenangkan.
Kegiatan praktikum diawali dengan kuis singkat sebagai pembuka. Bapak Taufik memberikan beberapa pertanyaan seputar organ-organ pernapasan, proses masuk dan keluarnya udara, serta gangguan yang dapat terjadi pada sistem pernapasan. Suasana kelas pun menjadi hidup, para siswa tampak antusias dan saling berlomba menjawab pertanyaan dengan semangat tinggi. Kuis ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana pemanasan agar siswa lebih fokus pada kegiatan praktikum yang akan dilakukan.
Setelah sesi kuis, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan alat dan bahan. Siswa bekerja sama menyiapkan perlengkapan praktikum seperti botol plastik, air, rokok, tisu, balon, pipet, dan gambar paru-paru. Bapak Taufik memberikan arahan tentang tata cara penggunaan alat dengan aman serta menjelaskan tujuan dari masing-masing percobaan yang akan dilakukan.
Praktikum kali ini dibagi menjadi lima kelompok. Dua kelompok putra mendapatkan tugas membuat simulasi bahaya merokok terhadap sistem pernapasan manusia. Mereka menggunakan botol plastik yang diisi air sebagai media. Rokok dinyalakan dan dihubungkan ke botol, lalu dibiarkan hingga habis terbakar. Asap rokok yang terkumpul di dalam botol kemudian diarahkan keluar melalui mulut botol dan dihalangi oleh tisu. Hasilnya cukup mengejutkan—tisu yang semula putih berubah menjadi cokelat dan kotor. Percobaan ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana asap rokok mengotori dan merusak paru-paru manusia. Para siswa pun tertegun dan mulai menyadari bahaya nyata dari kebiasaan merokok terhadap kesehatan sistem pernapasan.

Sementara itu, tiga kelompok putri melakukan simulasi proses pernapasan manusia dengan menggunakan media sederhana yang menarik. Mereka memanfaatkan balon yang diikat pada pipet dan ditempelkan pada gambar paru-paru. Saat balon ditekan dan dilepaskan, tampak jelas bagaimana udara masuk dan keluar layaknya proses inspirasi dan ekspirasi dalam paru-paru manusia. Dengan penuh semangat, para siswi menjelaskan hasil percobaan mereka kepada teman-teman yang lain, menunjukkan bagaimana kerja diafragma dan paru-paru dalam sistem pernapasan.
Sepanjang kegiatan, Bapak Taufik terus mendampingi setiap kelompok, memberikan bimbingan serta menjelaskan hubungan antara percobaan dan teori yang telah dipelajari sebelumnya. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dengan menghindari polusi udara, asap rokok, serta rutin berolahraga.
Praktikum berakhir dengan sesi refleksi dan diskusi bersama. Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya dan menyimpulkan apa yang mereka pelajari dari kegiatan hari itu. Kelas VIII B tampak sangat puas dan bangga karena dapat belajar sambil bereksperimen langsung.
Melalui kegiatan ini, siswa MTsN 8 Bungo tidak hanya memahami konsep sistem pernapasan secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga organ pernapasan. Semangat belajar, rasa ingin tahu, dan kerja sama antar siswa menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran IPA dapat berlangsung dengan cara yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Kegiatan praktikum ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen MTsN 8 Bungo dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, inovatif, dan berorientasi pada pengalaman nyata peserta didik.
|
49x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...