
Suasana malam Sabtu di lingkungan MTsN 8 Bungo terasa begitu hangat dan penuh keceriaan. Setelah melaksanakan shalat Magrib berjamaah, seluruh peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Pramuka MTsN 8 Bungo berkumpul di halaman utama untuk menikmati makan malam bersama. Kegiatan ini bukan sekadar santapan biasa, namun menjadi momen istimewa yang sarat dengan nilai kebersamaan, kemandirian, dan hasil kerja keras para pramuka.
Menu yang tersaji pada malam itu sungguh menggugah selera. Sambal telur, tempe goreng, dan sayur kangkung tumis tersaji di piring masing-masing. Menariknya, semua hidangan lezat tersebut merupakan hasil olahan langsung para peserta pramuka dalam kegiatan pengambilan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) bidang Memasak. Dengan penuh semangat, para pramuka bergotong royong mempersiapkan bahan, menyalakan api, hingga mengolah masakan dengan bimbingan para pembina.
Menurut pembina Pramuka MTsN 8 Bungo, kegiatan ini dirancang untuk melatih peserta agar tidak hanya mahir dalam kegiatan lapangan, tetapi juga terampil dalam keterampilan hidup (life skill) seperti memasak, bekerja sama, dan menghargai hasil usaha sendiri. “Kami ingin anak-anak belajar bahwa kemandirian itu dimulai dari hal kecil. Memasak makanan sendiri, kemudian menikmati hasilnya bersama teman-teman, adalah pengalaman berharga yang tak akan terlupakan,” ujar salah satu pembina dengan bangga.

Tawa riang para pramuka terdengar di antara kepulan aroma masakan. Mereka duduk melingkar, saling menyuapi, dan bercerita tentang pengalaman seru selama persiapan memasak. Momen ini menjadi simbol kuatnya jiwa kekeluargaan dan solidaritas antaranggota Pramuka MTsN 8 Bungo. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau rendah — semua setara, semua menikmati hasil jerih payah bersama.
Salah seorang peserta, dengan wajah gembira, mengungkapkan, “Ternyata masak itu seru sekali. Kami belajar mengatur waktu, bekerja sama, dan yang paling menyenangkan adalah makan bareng teman-teman setelah capek masak. Rasanya lebih enak karena hasil tangan sendiri.”
Setelah makan malam, para peserta melanjutkan kegiatan dengan doa bersama dan evaluasi kegiatan hari pertama Persami. Mereka tampak puas dan bahagia, bukan hanya karena perut yang kenyang, tetapi juga karena hati yang dipenuhi rasa syukur dan kebersamaan.
32
Kegiatan sederhana namun bermakna ini menjadi bukti bahwa Pramuka MTsN 8 Bungo tidak hanya membentuk karakter tangguh, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai gotong royong, tanggung jawab, serta cinta terhadap kemandirian dan kebersamaan.
Dengan semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, para pramuka MTsN 8 Bungo siap melanjutkan kegiatan Persami dengan lebih bersemangat, membawa kenangan manis dari makan malam bersama yang penuh makna itu.
|
93x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...