
Bungo, 30 Oktober 2025 – Suasana sore di halaman MTsN 8 Bungo tampak begitu hidup dan penuh semangat. Puluhan anggota Pramuka dari Gugus Depan 09.167–09.168 Pangkalan MTsN 8 Bungo tampak berbaris rapi, bersiap mengikuti kegiatan latihan rutin yang kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika pada pertemuan sebelumnya mereka berlatih tali-temali, baris-berbaris, dan semaphore, maka pada latihan kali ini para anggota diajak bermain enggrang, sebuah permainan tradisional yang menguji keseimbangan, konsentrasi, dan keberanian.
Kegiatan latihan ini bukan sekadar permainan biasa, melainkan bagian dari persiapan menuju Jambore Cabang Kabupaten Bungo yang akan digelar dalam waktu dekat. Dalam kegiatan jambore nanti, para peserta akan mengikuti berbagai lomba ketangkasan, keterampilan, dan permainan tradisional, termasuk lomba enggrang yang menjadi salah satu kategori favorit.

Di bawah bimbingan pembina Pramuka, Bapak Imam Khoirun Jamil, S.Pd, para peserta tampak begitu antusias mencoba berjalan di atas sepasang bambu enggrang. Tawa riang, teriakan semangat, dan sorak-sorai penyemangat dari teman-teman membuat suasana latihan menjadi hidup dan menyenangkan. Meski beberapa kali ada yang terjatuh, semangat mereka tidak luntur sedikit pun. Sebaliknya, setiap kegagalan menjadi motivasi untuk mencoba lagi dan menjadi lebih seimbang.
Salah satu peserta, Rio, menyampaikan rasa senangnya mengikuti latihan tersebut.
“Awalnya saya takut jatuh, tapi setelah dicoba ternyata seru banget. Enggrang ini tidak hanya tentang menjaga keseimbangan, tapi juga tentang berani mencoba dan tidak mudah menyerah. Kami semua berlatih keras supaya nanti bisa tampil maksimal di Jambore Cabang,” ujar Rio dengan semangat.

Menurut Bapak Imam Khoirun Jamil, kegiatan seperti ini tidak hanya melatih keterampilan fisik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, tangguh, dan pantang menyerah.
“Pramuka itu bukan hanya baris-berbaris atau upacara, tapi juga belajar nilai-nilai kehidupan. Lewat permainan tradisional seperti enggrang ini, anak-anak belajar kerja sama, keseimbangan, dan keberanian. Itulah semangat sejati Pramuka,” ungkap beliau.
Kepala MTsN 8 Bungo, Bapak Enjang, S.Ag, turut mengapresiasi semangat para anggota Pramuka. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif untuk menumbuhkan jiwa sportivitas dan rasa cinta terhadap budaya bangsa.
“Kami bangga melihat anak-anak begitu bersemangat. Selain menyiapkan diri untuk Jambore Cabang, mereka juga melestarikan permainan tradisional Indonesia yang penuh makna,” tutur beliau.
Latihan berjalan lancar hingga sore hari. Setiap anggota saling memberi semangat dan membantu teman-temannya yang masih belajar menyeimbangkan diri di atas enggrang. Suasana kekeluargaan dan gotong royong begitu terasa di antara para peserta.

Kegiatan ini diakhiri dengan yel-yel semangat Pramuka MTsN 8 Bungo yang menggema di seluruh halaman madrasah. Harapan besar tertanam di hati mereka: mewakili madrasah dengan prestasi terbaik di Jambore Cabang Kabupaten Bungo dan membawa pulang pengalaman berharga yang akan dikenang sepanjang masa.
Dengan semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, para anggota Pramuka MTsN 8 Bungo siap menorehkan prestasi dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat pantang menyerah di setiap langkah mereka.
|
115x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...