
Pada Kamis, 6 Februari 2026, siswa/i kelas VII A MTsN 8 Bungo melaksanakan kegiatan praktikum Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi pembuatan spesimen basah hewan serangga serta pengenalan klasifikasi makhluk hidup. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dengan penuh antusias dan semangat belajar. Praktikum ini dibimbing langsung oleh guru IPA, Bapak Taufik Hidayattuloh, M.Si, yang memberikan arahan serta pendampingan selama proses kegiatan berlangsung.
Kegiatan praktikum diawali dengan penjelasan materi oleh Bapak Taufik Hidayattuloh, M.Si mengenai pengertian spesimen basah, tujuan pembuatannya, serta pentingnya mengenal klasifikasi hewan, khususnya serangga (Insecta). Beliau menjelaskan bahwa melalui pengamatan langsung, siswa akan lebih mudah memahami ciri-ciri makhluk hidup dibandingkan hanya melalui buku atau gambar. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada konsep dasar klasifikasi hewan berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri morfologinya.
Setelah menerima penjelasan, siswa/i dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk melaksanakan praktikum. Setiap kelompok mengumpulkan contoh hewan serangga yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan madrasah, seperti belalang, capung, semut, dan kupu-kupu. Dengan bimbingan guru, siswa kemudian mempelajari cara menangani serangga dengan hati-hati serta melakukan proses pengawetan sederhana untuk dijadikan spesimen basah.
Proses pembuatan spesimen basah dilakukan dengan langkah-langkah yang terstruktur. Siswa membersihkan serangga yang akan dijadikan objek pengamatan, lalu memasukkannya ke dalam wadah transparan yang telah diisi larutan pengawet. Setiap spesimen diberi label yang berisi nama serangga, tempat ditemukan, serta tanggal pembuatan. Kegiatan ini melatih ketelitian, kerapian, dan tanggung jawab siswa dalam melakukan praktikum ilmiah.
Tidak hanya membuat spesimen, siswa juga diajak untuk mengamati ciri-ciri fisik serangga, seperti jumlah kaki, bentuk tubuh, sayap, dan antena. Dari hasil pengamatan tersebut, siswa belajar mengelompokkan serangga sesuai dengan klasifikasinya. Diskusi antarkelompok pun berlangsung aktif, karena masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya di hadapan teman-teman sekelas.
Bapak Taufik Hidayattuloh, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan praktikum ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap makhluk hidup di sekitarnya sekaligus melatih keterampilan proses sains, seperti mengamati, mencatat, dan menyimpulkan. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan tidak mengambil hewan secara berlebihan saat melakukan kegiatan praktikum.
Para siswa mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan ini karena mereka dapat belajar langsung melalui pengalaman nyata. Suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan, sehingga materi klasifikasi makhluk hidup dapat dipahami dengan lebih mudah dan mendalam.
Dengan terlaksananya praktikum pembuatan spesimen basah serangga ini, diharapkan siswa/i kelas VII A MTsN 8 Bungo semakin memahami konsep dasar biologi serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran aktif yang sejalan dengan kurikulum, yaitu mengutamakan pengalaman langsung sebagai sumber belajar utama.
MTsN 8 Bungo terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan bermakna bagi seluruh siswa. Melalui kegiatan praktikum seperti ini, madrasah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil, peduli, dan berkarakter.
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...