
Bungo, 19 Februari 2026 — Mengawali libur awal Ramadhan dengan kegiatan penuh makna, siswa/i MTsN 8 Bungo mengikuti Pesantren Ramadhan yang dikemas dalam bentuk kegiatan Ngaji On The Street (Ngaos) dan berbagi takjil di Dusun Gapura Suci. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat generasi muda dalam mengisi bulan suci Ramadhan dengan aktivitas yang bermanfaat, religius, dan sosial.
Program Ngaos dilaksanakan secara rutin setiap tanggal ganjil di bulan Ramadhan, tepat setelah salat Ashar. Dengan konsep belajar di ruang terbuka, para siswa tidak hanya memperdalam pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga membiasakan diri berdakwah dengan cara yang santun dan dekat dengan masyarakat. Suasana kegiatan terasa hidup dan penuh kekeluargaan, diiringi lantunan ayat-ayat suci yang menggema di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi dua tingkatan, yakni untuk tingkat SD/MI dan tingkat MTs/SMP. Pembagian ini bertujuan agar materi yang disampaikan sesuai dengan kemampuan dan usia peserta didik.
Untuk program tahfidz tingkat SD/MI, hafalan difokuskan mulai dari surah Ad-Dhuha hingga An-Nas. Sementara itu, bagi tingkat MTs/SMP, target hafalan dimulai dari surah An-Naba hingga An-Nas. Selain tahfidz, kegiatan Fahmil Qur’an juga menjadi bagian penting dalam program ini sebagai sarana melatih pemahaman dan penalaran siswa terhadap isi kandungan Al-Qur’an.
Tidak hanya mengaji, siswa/i MTsN 8 Bungo juga terlibat aktif dalam kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar. Dengan penuh semangat dan senyum ceria, mereka membagikan makanan berbuka puasa kepada para pengguna jalan dan warga setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi sejak usia dini.
Ibu Umi Kalsum, S.Ag, selaku salah satu guru MTsN 8 Bungo sekaligus panitia kegiatan, menyampaikan bahwa program ini akan ditutup pada tanggal 27 Ramadhan dengan pelaksanaan lomba Tahfidz dan Fahmil Qur’an. “Pada penutupan kegiatan nanti, akan dilaksanakan lomba Tahfidz dan Fahmil Qur’an sebagai bentuk evaluasi sekaligus motivasi bagi para peserta agar semakin mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

Antusiasme siswa/i MTsN 8 Bungo terlihat begitu besar dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Meski dilaksanakan di hari libur, mereka tetap hadir dengan penuh semangat, menunjukkan komitmen untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan iman dan takwa. Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang merasa terbantu sekaligus terinspirasi oleh aksi nyata para pelajar madrasah.
Melalui program Ngaos dan berbagi takjil ini, MTsN 8 Bungo berharap dapat menanamkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial kepada seluruh peserta didik. Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah pribadi, tetapi juga sebagai bulan untuk memperkuat hubungan dengan sesama dan lingkungan sekitar. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa hari libur pun dapat diisi dengan aktivitas yang mendidik, bermakna, dan membawa keberkahan.
|
60x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...