
Bungo, 2 Maret 2026 — Dalam rangka mengisi kegiatan Safari Ramadhan dengan aktivitas yang bermanfaat dan edukatif, siswi MTsN 8 Bungo mengikuti Seminar Kewanitaan (Haid dan Nifas) yang diselenggarakan di mushola MTsN 8 Bungo. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Pondok Pesantren Putri Hidayatil Mubtadiat Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, yang dikenal sebagai pesantren rujukan dalam kajian fiqih perempuan.
Sejak pagi hari, para siswi tampak antusias memenuhi mushola. Suasana terasa khidmat namun tetap hangat, mencerminkan semangat para peserta untuk menambah ilmu, khususnya tentang pemahaman haid dan nifas yang sangat penting bagi remaja putri. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan syariat agar para siswi tidak hanya paham secara biologis, tetapi juga mengerti tata cara ibadah yang benar sesuai tuntunan agama.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian haid dan nifas, perbedaan keduanya, masa dan tanda-tandanya, serta hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat mengalami haid maupun nifas. Selain itu, pemateri juga menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri, kesehatan, serta sikap mental yang baik dalam menghadapi masa baligh. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga para siswi dapat mengikuti penjelasan dengan nyaman.
Seminar ini menjadi ruang edukasi yang aman dan terbuka bagi para siswi untuk bertanya tentang hal-hal yang selama ini mungkin masih dianggap tabu. Beberapa siswi terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar praktik ibadah saat haid, cara bersuci yang benar setelah masa haid dan nifas, serta bagaimana menjaga diri agar tetap produktif meskipun sedang berhalangan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan peserta didik.
Diana Putri, siswi kelas IX MTsN 8 Bungo, turut menyampaikan kesan dan pandangannya setelah mengikuti kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa seminar kewanitaan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya dan teman-temannya.
Menurut Diana, selama ini masih banyak siswi yang ragu atau bingung mengenai hukum-hukum seputar haid dan nifas. Dengan adanya penjelasan langsung dari pemateri yang kompeten, para siswi menjadi lebih paham dan percaya diri dalam menjalankan ibadah. Ia juga menilai kegiatan ini sangat cocok dilaksanakan di bulan Ramadhan karena dapat menjadi sarana memperbaiki kualitas ibadah dan pemahaman diri sebagai seorang muslimah.

Pihak sekolah menyambut baik terlaksananya kegiatan ini dan berharap seminar kewanitaan dapat menjadi agenda rutin dalam program keagamaan madrasah. Kegiatan semacam ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membentuk karakter siswi agar lebih bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, baik dari sisi kesehatan maupun keagamaan.
Dengan terselenggaranya Seminar Kewanitaan (Haid dan Nifas) dalam rangka Safari Ramadhan ini, MTsN 8 Bungo kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan akhlak, pemahaman agama, serta kesiapan peserta didik dalam menghadapi fase-fase penting dalam kehidupan.

Semoga ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal berharga bagi para siswi MTsN 8 Bungo untuk tumbuh menjadi muslimah yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.
|
141x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...