
Bungo, 28 April 2026 – Suasana halaman MTsN 8 Bungo tampak berbeda dari biasanya. Pagi itu, semangat kebersamaan terpancar dari wajah para siswa yang antusias mengikuti kegiatan penanaman bibit cabe rawit. Kegiatan ini dipandu langsung oleh guru inspiratif, Bapak Taufik Hidayattuloh, S.Si., M.Si., yang dengan penuh dedikasi membimbing siswa untuk belajar langsung dari alam.
Program penanaman bibit cabe rawit ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kemandirian, kepedulian lingkungan, serta keterampilan hidup (life skill) kepada para siswa. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, MTsN 8 Bungo terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang bermanfaat.

Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul kecil, polybag, dan pupuk organik, para siswa diajak untuk mengenal proses penanaman sejak awal. Mulai dari menyiapkan media tanam, menanam bibit, hingga memahami cara merawat tanaman agar tumbuh subur. Bapak Taufik dengan sabar menjelaskan setiap langkah, sekaligus memberikan motivasi agar siswa tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga merawat dengan penuh tanggung jawab.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan serta melatih kesabaran dan ketekunan siswa. Dari menanam cabe rawit ini, kita belajar bahwa setiap proses membutuhkan waktu dan usaha untuk mendapatkan hasil yang baik,” ujar beliau di sela kegiatan.
Antusiasme siswa terlihat jelas ketika mereka mulai menanam bibit satu per satu. Tawa dan canda menghiasi suasana, namun tetap dibarengi dengan keseriusan dalam mengikuti arahan. Bagi sebagian siswa, ini merupakan pengalaman pertama mereka dalam bercocok tanam, sehingga menjadi momen berharga yang tidak terlupakan.

Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan madrasah, bahkan berpotensi menjadi produk bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Kepala MTsN 8 Bungo menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dedikasi Bapak Taufik dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan bermakna. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan sederhana menanam cabe rawit, MTsN 8 Bungo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dari tanah yang diolah dengan penuh harapan, tumbuh bukan hanya tanaman cabe, tetapi juga semangat belajar, kebersamaan, dan cita-cita besar para siswa MTsN 8 Bungo.
|
151x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...