
Bungo, 11 Juni 2026** – Semangat belajar yang dipadukan dengan kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan di MTsN 8 Bungo. Salah satu bentuk implementasi pembelajaran tersebut terlihat dari kegiatan siswa **Kelas VIII B** yang melaksanakan pembuatan **TOGA (Tanaman Obat Warga)** di lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa tentang tanaman herbal, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Sejak pagi hari, para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Dengan didampingi guru, mereka bersama-sama menyiapkan lahan, membersihkan area yang akan digunakan, mengolah tanah, hingga menanam berbagai jenis tanaman obat yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat begitu kental, mencerminkan nilai-nilai karakter yang terus dikembangkan di MTsN 8 Bungo. ([MTSN 8 Bungo][1])
Program TOGA ini bertujuan mengenalkan kepada peserta didik bahwa Indonesia memiliki kekayaan tanaman herbal yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Berbagai tanaman seperti jahe, kunyit, kencur, serai, lengkuas, dan daun sirih memiliki manfaat yang dapat mendukung kesehatan apabila dimanfaatkan dengan tepat. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam proses budidaya tanaman obat.
Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang melatih keterampilan bekerja sama, disiplin, serta kemampuan memecahkan masalah. Setiap kelompok siswa memiliki tanggung jawab dalam proses penanaman dan perawatan sehingga mereka belajar pentingnya konsistensi dan kerja tim untuk memperoleh hasil yang baik.
Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu nilai utama yang ingin ditanamkan melalui program ini. Keberadaan taman TOGA diharapkan mampu menciptakan suasana madrasah yang lebih hijau, asri, dan nyaman sekaligus menjadi laboratorium alami bagi siswa dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan kesehatan berbasis lingkungan.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya MTsN 8 Bungo dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kepedulian sosial, kecintaan terhadap alam, serta kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas yang bermanfaat.
Dengan terlaksananya pembuatan TOGA oleh Kelas VIII B, diharapkan budaya memanfaatkan tanaman obat keluarga dapat terus berkembang di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Semangat belajar, bekerja sama, dan menjaga kelestarian lingkungan yang ditunjukkan para siswa menjadi inspirasi bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi kehidupan.
[1]: https://mtsn8bungo.mdrsh.id/?utm_source=chatgpt.com "MTSN 8 Bungo"
|
160x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...