
Bungo, 12 Juni 2026 – Komitmen MTsN 8 Bungo dalam menumbuhkan budaya riset ilmiah terus diwujudkan melalui berbagai tahapan penelitian yang dilakukan secara sistematis dan sesuai kaidah ilmiah. Pada Jumat, 12 Juni 2026, tim riset MTsN 8 Bungo melaksanakan proses **pengujian sampel penelitian** yang diawali dengan **tahap destruksi sampel**, sebagai persiapan sebelum dilakukan analisis menggunakan **metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS)** untuk mengetahui kandungan logam berat pada sampel penelitian.
Tahap destruksi merupakan salah satu proses penting dalam analisis laboratorium, di mana sampel diolah menggunakan perlakuan kimia tertentu agar unsur-unsur logam yang terkandung di dalamnya dapat terlarut secara sempurna. Hasil dari proses ini nantinya akan menjadi dasar dalam pengujian menggunakan metode AAS yang memiliki tingkat ketelitian tinggi dalam mendeteksi kadar logam berat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang mengangkat tema **“PETI dan Ancaman Ekologis: Analisis Kualitas Air serta Bioakumulasi Logam Berat pada Biota Sungai Batang Pelepat.”** Penelitian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dampak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terhadap kualitas lingkungan, khususnya pada perairan Sungai Batang Pelepat dan organisme yang hidup di dalamnya.
Seluruh proses pengujian dilaksanakan dengan penuh ketelitian dan mengikuti prosedur laboratorium yang berlaku. Tim riset memastikan setiap tahapan dilakukan secara cermat, mulai dari persiapan alat dan bahan, proses destruksi, hingga penyimpanan sampel sebelum dianalisis menggunakan instrumen AAS. Ketelitian pada tahap awal ini sangat menentukan akurasi hasil pengujian yang akan diperoleh.

Melalui penggunaan metode AAS, tim riset berharap dapat memperoleh data ilmiah mengenai konsentrasi logam berat pada sampel yang diteliti. Data tersebut nantinya akan dianalisis untuk memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan serta potensi bioakumulasi logam berat pada biota sungai, sehingga dapat menjadi referensi ilmiah dalam upaya pelestarian ekosistem.
Kepala MTsN 8 Bungo memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para siswa serta pembimbing penelitian yang terus mengembangkan kemampuan riset di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik peserta didik, tetapi juga membangun karakter ilmiah, sikap kritis, serta kepedulian terhadap isu-isu lingkungan yang terjadi di sekitar mereka.

Dengan terlaksananya tahap destruksi sampel ini, tim riset MTsN 8 Bungo telah memasuki fase penting dalam rangkaian penelitian. Diharapkan hasil analisis menggunakan metode AAS nantinya mampu menghasilkan data yang valid dan bermanfaat, sekaligus menjadi kontribusi nyata MTsN 8 Bungo dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bungo.
|
193x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...