
Bungo, 25 Juli 2026** – MTsN 8 Bungo mengajak seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya berbagai **informasi hoaks** yang mengatasnamakan **pendaftaran PPPK Kementerian Agama Tahun 2026**. Ajakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran informasi palsu.
Belakangan ini beredar sejumlah poster dan informasi di media sosial maupun aplikasi perpesanan yang mengklaim bahwa pendaftaran PPPK Kementerian Agama Tahun 2026 telah dibuka. Informasi tersebut bahkan disertai tautan atau ajakan untuk mengklik sebuah laman pendaftaran. Namun, informasi tersebut telah dipastikan sebagai **hoaks** dan bukan berasal dari sumber resmi Kementerian Agama.
MTsN 8 Bungo mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Di era digital saat ini, setiap individu dituntut untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi. Kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam mencegah penyebaran berita bohong.
Kepala MTsN 8 Bungo, **Bapak Enjang, S.Ag**, menyampaikan bahwa literasi digital menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki oleh seluruh warga madrasah. Menurut beliau, penyebaran hoaks tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat menimbulkan keresahan, kebingungan, bahkan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Beliau mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi contoh dalam menggunakan media digital secara bijaksana. Setiap informasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, khususnya rekrutmen aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama, hendaknya selalu diperoleh melalui kanal komunikasi resmi yang telah ditetapkan.
Selain itu, peserta didik juga terus diberikan pemahaman mengenai pentingnya etika bermedia sosial. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter, MTsN 8 Bungo menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan data pribadi, dokumen penting, maupun sejumlah uang kepada pihak mana pun yang mengaku dapat membantu proses penerimaan PPPK atau menjanjikan kelulusan. Rekrutmen aparatur sipil negara dilaksanakan secara transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga setiap informasi resmi akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
MTsN 8 Bungo mendukung penuh kampanye **"Bijak Bermedia Digital"** sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang cerdas dalam menerima informasi. Kemampuan menyaring informasi merupakan salah satu bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang digital tetap sehat dan terpercaya.
Melalui momentum ini, MTsN 8 Bungo mengajak seluruh warga madrasah dan masyarakat Kabupaten Bungo untuk selalu menerapkan prinsip **saring sebelum sharing**. Pastikan setiap informasi berasal dari sumber resmi, hindari menyebarkan berita yang belum terverifikasi, dan laporkan apabila menemukan konten yang mengandung unsur penipuan atau hoaks.
Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi digital, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai bentuk informasi palsu yang berpotensi merugikan. MTsN 8 Bungo akan terus mendukung berbagai program edukasi yang mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi demi kemajuan pendidikan dan pelayanan publik.
|
155x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...