
Bungo, 25 Juli 2026** – Suasana belajar di MTsN 8 Bungo semakin menarik dan interaktif melalui pelaksanaan praktikum Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi **Sains dan Hakikat Ilmu Sains**. Kali ini, peserta didik **kelas 7C** melaksanakan percobaan sederhana namun sarat makna, yaitu **pengamatan pertumbuhan kacang hijau dengan dua perlakuan berbeda, yakni tanaman yang terkena cahaya dan tanaman yang tidak terkena cahaya**. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir ilmiah, serta keterampilan melakukan penelitian sejak dini.
Praktikum dilaksanakan dengan penuh semangat di bawah bimbingan guru IPA. Sebelum memulai percobaan, peserta didik diberikan penjelasan mengenai hakikat sains sebagai ilmu yang diperoleh melalui proses pengamatan, eksperimen, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Dengan demikian, siswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga membuktikan konsep-konsep ilmiah melalui pengalaman langsung.
Dalam kegiatan tersebut, setiap kelompok menyiapkan biji kacang hijau yang ditanam pada media tanam yang sama. Selanjutnya, tanaman dibedakan menjadi dua perlakuan. Kelompok pertama diletakkan pada tempat yang mendapatkan cahaya matahari, sedangkan kelompok kedua ditempatkan di lokasi yang tidak terkena cahaya. Selama beberapa hari ke depan, peserta didik akan mengamati dan mencatat perubahan yang terjadi pada kedua tanaman tersebut secara berkala.
Melalui pengamatan ini, siswa diharapkan dapat memahami bahwa cahaya merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Mereka akan membandingkan tinggi tanaman, warna batang dan daun, jumlah daun yang tumbuh, serta kondisi fisik tanaman pada masing-masing perlakuan. Seluruh hasil pengamatan dicatat secara sistematis sebagai data ilmiah yang nantinya akan dianalisis dan dipresentasikan.

Guru mata pelajaran IPA menjelaskan bahwa tujuan utama praktikum ini bukan sekadar mengetahui hasil akhir percobaan, melainkan melatih peserta didik agar mampu menyusun hipotesis, melakukan observasi secara teliti, mencatat data dengan jujur, serta menarik kesimpulan berdasarkan fakta yang diperoleh. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pembelajaran sains yang sesungguhnya.
Kepala MTsN 8 Bungo, **Bapak Enjang, S.Ag**, memberikan apresiasi atas pelaksanaan praktikum yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik. Menurut beliau, pembelajaran yang melibatkan praktik secara langsung akan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sehingga peserta didik lebih mudah memahami konsep-konsep ilmiah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap dunia sains.
Beliau juga menegaskan bahwa MTsN 8 Bungo terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan. Pembelajaran berbasis eksperimen menjadi salah satu strategi untuk membangun karakter peserta didik yang gemar bertanya, mampu memecahkan masalah, serta memiliki keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selama praktikum berlangsung, peserta didik tampak antusias berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta saling berbagi tugas dalam melakukan pengamatan. Suasana belajar yang aktif tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan praktikum IPA ini, MTsN 8 Bungo berharap peserta didik tidak hanya memahami materi pelajaran secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkan metode ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, berpikir logis, mampu mengambil keputusan berdasarkan data, serta terus berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran IPA di MTsN 8 Bungo tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter ilmiah yang kuat. Diharapkan pengalaman praktikum seperti ini dapat terus menumbuhkan semangat belajar, kecintaan terhadap sains, dan melahirkan generasi madrasah yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta siap berprestasi di berbagai bidang.
|
165x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...